![]() |
| Sosialisasi Pemasangan Pipa Transmisi Air Bersih di Auditorium Kecamatan Gedeg (Dokpri-Johanes) |
JNO News.com
Mojokerto, 14 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama PDAM dan pelaksana pekerjaan menggelar kegiatan sosialisasi proyek pemasangan pipa transmisi air bersih di Auditorium Kecamatan Gedeg, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menampilkan unsur Forkopimca Gedeg, pemerintah desa, pelaksana proyek, serta masyarakat yang berada di sepanjang jalur pekerjaan.
Dalam paparannya dijelaskan bahwa proyek tersebut merupakan pembangunan jaringan pipa transmisi baru yang menghubungkan sumber udara di wilayah Sungai Gedeg menuju Unit PDAM Gedeg di Desa Sidoharjo.
Pihak Kecamatan menjelaskan bahwa pembangunan saluran baru dilakukan karena jaringan lama dinilai sudah tidak mampu lagi menampung kapasitas debit udara yang terus meningkat. Dengan adanya jaringan baru diharapkan distribusi air bersih kepada pelanggan menjadi lebih optimal sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan PDAM di wilayah Gedeg dan sekitarnya.
Perwakilan pelaksana proyek dari PT Nurdin Bersaudara, Azis, menjelaskan bahwa pekerjaan memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dari titik pengambilan udara hingga lokasi instalasi PDAM.
Menurutnya, sebelum proses pemasangan pipa dimulai, tim teknis akan melakukan survei lapangan secara menyeluruh, termasuk pengecekan kondisi tanah melalui metode pengeboran (boring) agar diketahui karakteristik lahan yang akan melewati jalur pipa.
Ia menerangkan bahwa pada musim kemarau seperti saat ini, pekerjaan akan diprioritaskan di sepanjang bahu maupun bantaran jalan sehingga pelaksanaan dinilai lebih efektif serta mengurangi risiko terganggunya aktivitas masyarakat.
Azis juga memastikan seluruh pekerjaan akan dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Apabila terdapat paving yang dibongkar, maka akan dikembalikan seperti semula. Begitu pula apabila pekerjaan melintasi jalan beton, seluruh permukaan jalan akan diperbaiki kembali menggunakan konstruksi beton setelah pemasangan pipa selesai.
"Selama proses pekerjaan kurang lebih dua minggu dilakukan pengeboran dan pemasangan pipa. Setiap titik pekerjaan sekitar 100 meter akan dipasang rambu-rambu lalu lintas agar pengguna jalan tetap aman dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan," jelasnya.
Kepala Desa Terusan, H. Eko Edi Sutarno, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar pelaksanaan proyek memperhatikan sistem drainase desa.
Menurutnya, jalur pemasangan pipa yang berada di sekitar saluran air jangan sampai menghambat aliran udara menuju wilayah timur hingga Desa Sidoharjo karena berpotensi menimbulkan pengumpulan jika tidak ditata dengan baik.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut selama pelaksanaannya dengan tetap memperhatikan kepentingan warga serta tidak menimbulkan dampak banjir.
Sementara itu Kepala Desa Sidoharjo, Purnomo, menyampaikan bahwa Pemerintah Desa akan berkoordinasi dengan masyarakat agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar. Ia berharap komunikasi antara pelaksana proyek dan warga terus dilakukan sehingga setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan secara musyawarah.
Kehadiran Bhabinkamtibmas Bripka Redy dan Babinsa Serka Alves merupakan bentuk sinergi TNI-Polri dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek strategi penyediaan air bersih. Keduanya mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses pekerjaan berlangsung, sekaligus mengajak warga untuk menyampaikan aspirasi maupun melalui kendala koordinasi dengan pemerintah desa dan pelaksana proyek sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa menghambat jalannya pembangunan.
Melalui sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat memperoleh informasi secara utuh mengenai tahapan pekerjaan, metode pelaksanaan, pengaturan lalu lintas, hingga langkah pemulihan fasilitas umum setelah proyek selesai sehingga pembangunan jaringan transmisi PDAM dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Jurnalis Johanes

