GEGER! Dugaan Kuat Murid Keluhkan Makanan MBG di MAN 4 Badas: "Nasinya Sering Kurang matang, Buahnya kadang Busuk!"



Jnonews.com Kediri| Rabu 26 November 2025, Program Makanan Bergizi (MBG) yang digalakkan pemerintah kini menuai keluhan pedas dari para penerima manfaat. Kali ini, suara sumirir datang dari kalangan murid di MAN 4 Badas, Kabupaten Kediri. Awak media mendapat aduan langsung bahwa paket MBG yang mereka terima kerap bermasalah.

"Nasinya kadang kurang matang. Yang paling menyebalkan, buahnya kadang ada yang sudah busuk atau kualitasnya jelas tidak layak makan," ujar salah seorang murid.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, terungkap bahwa suplier MBG untuk MAN 4 Badas tersebut adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Raudlatul Muta'allimin (Taman Santri) yang beralamat di Jl. Nepen, Ds. Krecek, Kec. Badas, Kab. Kediri. Fakta ini pun dikonfirmasi oleh pihak sekolah.

Sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan, awak media mendatangi langsung kantor SPPG di Nepen untuk meminta konfirmasi. Di lokasi yang juga kami tak menemukan tulisan papan informasi sppg, kami temukan tulisan tersebut di pasang di dalam.

Kepala SPPG Nepen, Pak Arifin, ketika dikonfirmasi menanggapi keluhan tersebut dengan cukup singkat. "Terkait masalah tersebut biasanya kami selesaikan dengan pihak sekolah," ujarnya.

Namun, jawaban tersebut dinilai tidak cukup oleh. Ada perlawanan yang harus disuarakan! SPPG seharusnya tidak hanya berkomunikasi dengan pihak sekolah, tetapi juga turun langsung mengecek fakta ke lapangan, kepada para murid. Faktanya, banyak murid yang takut menyampaikan keluhannya secara langsung kepada guru atau pihak sekolah karena berbagai alasan.

Inilah saatnya kita bersuara! Tidak boleh lagi ada "SPPG Nakal" yang asal memberikan paket MBG asal-asalan hanya untuk memenuhi kuantitas tanpa memedulikan kualitas dan gizi para generasi penerus bangsa.

Mari kita awasi bersama-sama! Kita semua mendukung penuh program MBG dari pemerintah yang mulia ini. Namun, kita harus BERANI MELAWAN dan menolak praktik-praktik curang yang merugikan anak-anak sekolah.

  1. · Untuk Murid dan Orang Tua: Jangan diam! Laporkan jika menemukan ketidaksesuaian dalam paket MBG. Suara kalian penting untuk perbaikan.
  2. · Untuk Masyarakat: Buka mata dan telinga. Pengawasan masyarakat adalah kunci untuk memastikan dana negara tidak disia-siakan.
  3. · Untuk Pemerintah: Lakukan pengawasan dan evaluasi yang ketat terhadap semua SPPG. Beri sanksi tegas bagi yang melanggar.

Program yang baik harus dijalankan dengan cara yang baik pula. Jangan biarkan masa depan bangsa dinistakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab!(Red jno news hr)

Lebih baru Lebih lama