Pembagian Tiga Sak Beras untuk Warga Jagalan, Penyaluran Bantuan CPP Dibagi Dua Tahap.

Petugas Dinsos Membagikan Beras Bulog
(Dokpri-Lely)



JNO News.com
Mojokerto, 13 Agustus 2026 – Sebanyak 276 warga Kelurahan Jagalan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, tercatat sebagai penerima bantuan pangan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Jagalan, Jalan Bhayangkara Nomor 32, Kamis (13/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan kepada warga Kelurahan Jagalan dilakukan dalam dua tahap. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, sebanyak 140 warga menerima bantuan pada Kamis, sementara 136 warga lainnya dijadwalkan mendapatkan bantuan pada Jumat.



Petugas dari dinsos 


Setiap penerima memperoleh tiga sak beras dengan berat masing-masing 10 kilogram. Artinya, apabila pembagian sesuai dengan ketentuan yang disampaikan di lokasi, total bantuan yang diterima setiap warga mencapai 30 kilogram beras.

Pantauan awak media menunjukkan sejumlah karung beras telah disiapkan di ruangan LPM Kelurahan Jagalan. Warga penerima secara bergantian datang untuk mendapatkan bantuan sesuai data yang telah ditetapkan.

Salah satu penerima bantuan, Pipit, membenarkan bahwa dirinya memperoleh tiga sak beras.
Sementara Kartini, warga Jagalan RT 02/RW 02 menyampaikan rasa senangnya setelah mendapatkan bantuan tersebut.
“Saya sangat senang menerima tiga sak yang isinya masing-masing 10 kilogram,” ujarnya.

Proses pendataan dan penyaluran melibatkan petugas Dinas Sosial, di antaranya Lia, Ainun, dan Angga. Keterlibatan petugas tersebut menjadi bagian dari proses pelayanan kepada masyarakat penerima bantuan.

Sementara itu, Muhammad Husin selaku Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan dilakukan di sejumlah wilayah kelurahan Kota Mojokerto kepada warga yang masuk dalam kategori Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Menurut Husin, bantuan pangan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan.

“Melalui Program Bantuan Pangan ini, kami berharap bantuan pangan beras dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan di masyarakat,” ungkap Husin.

Penyaluran bantuan pangan melalui kelurahan menjadi salah satu mekanisme untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan sistem tersebut, warga penerima tidak perlu mencari lokasi distribusi yang jauh dari wilayah tempat tinggal mereka.

Meski demikian, pelaksanaan distribusi bantuan publik tetap memerlukan pengawasan. 
Ketepatan penerima data, jumlah beras yang diberikan, serta tertib administrasi merupakan bagian yang penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Dalam konteks bantuan pangan, transparansi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. 

Masyarakat berhak mendapatkan bantuan informasi mengenai jenis bantuan, jumlah, mekanisme pembagian, hingga pihak yang terlibat dalam proses distribusi.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bantuan telah disiapkan dan diserahkan langsung kepada warga penerima. Dokumentasi lapangan juga menampilkan aktivitas warga dalam proses pengambilan bantuan.

Untuk Kelurahan Jagalan sendiri, jumlah penerima yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mencapai 276 warga. Pembagian dilakukan dua hari untuk menyesuaikan jumlah penerima yang telah terdata.

Bantuan sebanyak tiga sak atau total 30 kilogram per penerima diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga penerima manfaat.

Di sisi lain, pengawasan masyarakat tetap diperlukan agar setiap tahapan program berjalan sesuai data dan ketentuan yang berlaku. Pengawasan tersebut bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pelaksanaan program bantuan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan beras CPP di Kelurahan Jagalan pada 13 Agustus 2026 menjadi salah satu bentuk pelaksanaan program bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah Kota Mojokerto.

Dengan pendistribusian yang tertib dan pendataan yang akurat, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima.

Jurnalis lely
Lebih baru Lebih lama