![]() |
| Surat audensi dari penghuni rusunawa |
Mojokerto| Jno news
Selain persoalan pelayanan, penghuni juga meminta adanya keterbukaan mengenai tata kelola operasional dan pemeliharaan Rusunawa.
Warga menegaskan bahwa permintaan transparansi tersebut bukan merupakan tuduhan adanya penyimpangan anggaran.
Namun, penghuni menilai penting untuk mengetahui bagaimana sistem pembiayaan, pemeliharaan, dan penanganan fasilitas dilakukan, terutama apabila gangguan terhadap fasilitas dasar terjadi secara berulang.
“Kami tidak menuduh ada penyalahgunaan anggaran. Kami hanya meminta penjelasan dan transparansi. Kalau fasilitas dasar seperti air berulang kali mengalami gangguan, tentu warga berhak mengetahui bagaimana sistem pemeliharaan dan pengelolaannya,” jelas Tara.
PP Nomor 13 Tahun 2021 juga mengamanatkan agar biaya pengelolaan rumah susun dikelola secara tertib, efektif, efisien, transparan dan bertanggung jawab.
Karena itu, penghuni berharap pihak yang memiliki kewenangan dapat memberikan penjelasan mengenai status aset Rusunawa, pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan, serta mekanisme pembiayaan operasional dan pemeliharaan fasilitas.
AUDIENSI DIHARAPKAN HASILKAN SOLUSI KONKRET
Penghuni melalui Paguyuban Rusunawa Cinde berencana menjadikan audiensi sebagai ruang dialog antara warga, pengelola dan pihak pemerintah yang berwenang.
Beberapa hal yang diharapkan menjadi pembahasan antara lain:
- Evaluasi sistem penyediaan dan distribusi air.
- Sistem pemeliharaan fasilitas dasar.
- Mekanisme pengaduan penghuni.
- Standar respons terhadap keluhan warga.
- Kejelasan pembagian kewenangan pengelolaan.
- Transparansi operasional dan pemeliharaan fasilitas.
Tara menegaskan bahwa warga tidak menginginkan konflik dengan pihak pengelola.
“Kami tidak ingin berperang dengan siapa pun. Kami ingin duduk bersama dan mencari solusi. Kalau masalahnya teknis, mari diperbaiki secara teknis. Kalau masalahnya tata kelola, mari dievaluasi. Kalau komunikasinya kurang baik, mari diperbaiki bersama,” ujarnya.
Pihak Paguyuban Rusunawa Cinde menyatakan siap menunjukkan dokumentasi laporan dan komunikasi warga sebagai bahan klarifikasi dalam forum audiensi.
MENUNGGU RESPONS PENGELOLA
Hingga berita ini disusun, penghuni berharap pihak pengelola Rusunawa Cinde dapat memberikan ruang dialog dan penjelasan terbuka terkait berbagai persoalan yang dikeluhkan warga.
Bagi penghuni, persoalan air bukan sekadar gangguan fasilitas, tetapi menyangkut kebutuhan dasar dan kenyamanan hidup ratusan warga yang tinggal di lingkungan Rusunawa.
“Kami tidak ingin menuduh tanpa dasar. Semua harus diverifikasi dan diklarifikasi. Tujuan kami sederhana, penghuni ingin mendapatkan pelayanan yang layak, aman dan nyaman,” pungkas Tara.
JNO NEWS membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pengelola Rusunawa Cinde serta instansi pemerintah yang berwenang guna menjaga keberimbangan informasi dan memberikan gambaran utuh kepada masyarakat.
Sumber: Tara, Penghuni sekaligus Pengurus Paguyuban Rusunawa Cinde.
