Proyek SPAM Mojolagres di Desa Sidoharjo Kecamatan Gedeg, Berjalan Sesuai Speck Dalam Proses Pengerjaan Akhir

.
Jno news
Pagu proyek SPAM Gedeg 


Jnonews.com

MOJOKERTO — Pembangunan Pipa Transmisi Baru SPAM Regional Mojolagres di Desa Sidoharjo Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, tidak hanya menuntut penyelesaian pekerjaan sesuai kontrak, tetapi juga membutuhkan perhatian serius terhadap keselamatan kerja, mutu konstruksi, dan pemulihan jalan yang terdampak penggalian.

Proyek bernilai Rp9.929.789.218,00 yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 tersebut dikerjakan oleh CV Nurdin Bersaudara, dengan PT Konindo Panorama Konsultan sebagai konsultan pengawas. Pekerjaan berada di bawah naungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur.

Dengan pengerjaan proyek, kontrak bernomor 000.3/116008/105.4/2026 ditandatangani pada 6 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan 175 hari kalender. Pekerjaan mencakup wilayah Desa Sidoharjo dan Desa Terusan, Kecamatan Gedeg.

*Keselamatan Pekerja Harus Menjadi Prioritas.*

Saat dikonfirmasi tim media, Azis selaku tim pengawas sekaligus penanggung jawab lapangan menyampaikan bahwa pihak pelaksana berupaya memperhatikan keselamatan pekerja, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD).

Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat juga telah dilakukan di Kantor Kecamatan Gedeg pada 15 Juli 2026 dengan melibatkan unsur Muspika dan pihak-pihak terkait.

“Kami juga akan terus berupaya memberikan aspek keselamatan kerja kepada seluruh pekerja, termasuk penggunaan APD,” ungkap Azis.

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi hal penting dalam pekerjaan pemasangan jaringan pipa, terutama ketika aktivitas konstruksi melibatkan penggalian tanah, penggunaan peralatan kerja, serta interaksi dengan lalu lintas dan aktivitas warga.

Karena itu, pelaksanaan K3 perlu diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan, seperti penggunaan APD sesuai risiko pekerjaan, pengamanan lubang galian, pemasangan rambu peringatan, dan pengaturan area kerja agar tidak membahayakan pekerja maupun masyarakat.

*Papan Proyek dan Pengawasan Menjadi Bagian Penting.*

Keterbukaan informasi menjadi aspek penting dalam proyek yang menggunakan anggaran publik. Informasi mengenai sumber dana, nilai kontrak, waktu pelaksanaan, kontraktor, dan konsultan pengawas perlu dapat diketahui masyarakat sebagai bagian dari pengawasan sosial.

Di samping itu, pengawasan teknis harus memastikan bahwa pengerjaan tahap akhir dilaksanakan sesuai spesifikasi, sementara tahapan pemeriksaan dan penyelesaian pekerjaan dilakukan berdasarkan ketentuan kontrak.

*Pemulihan Jalan Menjadi Ujian Tahap Akhir.*

Bidin, salah satu warga yang terdampak pekerjaan galian pipa, menyampaikan bahwa pengerjaan telah mencapai tahap akhir, Ia berharap kondisi jalan dan lokasi yang terdampak dikembalikan seperti semula setelah pekerjaan selesai.

“Setelah proyek selesai nanti, kondisi jalan maupun lokasi yang terdampak akan dikembalikan seperti semula,” tutur Bidin.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa tahap finishing tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan pelengkap semata. Pemulihan permukaan jalan, penataan kembali area galian, dan pemeriksaan keamanan lokasi perlu dilakukan dengan baik agar tidak menyisakan persoalan bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.

Pelaksana dan pengawas diharapkan memastikan hasil akhir pekerjaan memenuhi persyaratan teknis serta kondisi fasilitas umum yang terdampak dapat kembali digunakan secara aman.

Manfaat peningkatan pelayanan air bersih harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis, penerapan K3, keterbukaan informasi, dan tanggung jawab terhadap dampak pekerjaan.

Tim media akan terus mencermati perkembangan pengerjaan  pelaksanaan proyek, termasuk realisasi komitmen keselamatan kerja dan pemulihan jalan setelah pemasangan pipa selesai.


Jurnalis: Jerico
Lebih baru Lebih lama